Aku butuh kamu, kalau kamu tanya untuk apa ? hanya untuk menemani jemari dan mataku dikala malam tidak bisa tertidur.
Cuaca
Hari ini cuaca mendung,
untung hati tak ikut-ikut mendung,
tapi kalau iya, apa urusanmu ?!
urusi saja urusanmu sendiri,
ah! padahal cuaca sedang tidak panas,
kenapa aku menjadi panas,
sudahla! lupakan.
-vania, palembang 28/08/17-
Gelisah
Kenapa harus?
harus bagaimana ?
aku juga mau.
tapi, belum untuk sekarang
banyak bersabar
tapi ?
asik yah sepertinya kamu,
boleh aku pinjam satu jam saja,
satu jam bersama kamu.
ah tidak, satu jam kebahagiaanmu.
iya, kebahagiaanmu tanpa aku.
tidak! maksudnya bukan tanpa aku, aku tetap padamau, sayangnya bahagaiamu bukan untuk aku.
apa ?
yasudalah.
sekarang aku hanya bersabar.
sabar sampai nanti ada yang mau memberi bahagianya ke aku.
-vania, palembang 30/08/17-
Pagi dan Malam
Pagi itu, pagi yang cerah. Tidak ada tanda tanda akan turunnya hujan.
Aku datang menuju lokasi itu, lokasi dimana aku dan kamu akan menjadi kita, ah belum aku terlalu bersemangat akan "kita" tidak apa apa ya. Lokasi dimana kita akan bertemu, ah itu juga bukan!, karena nyatanya bukan hanya kita saja tapi banyak orang. Maaf lagi lagi aku terlalu bersemangat akan "kita"
memang! memang aku bersemangat.
Dari pagi hingga siang, siang hingga sore, sore hingga malam mataku terus mencari kamu mencuri pandang selalu ke kamu.
Kamu tahu ? tidak, kamu tidak tahu
Kenapa ? karena aku menutupinya.
Kenapa ? karena aku mau.
Kenapa ? karena aku mau! mau ke kamu!
Hingga dari sore ke malam, ahh! aku menyukai scan ini, tidak! ini bukan ilusi ini nyata.
Pagi memang cerah tapi malam tidak secerah pagi, malam menangis membasahi bumi. Tapi tangisan itu membuat kita bersatu. Rasanya pada waktu itu seperti hanya ada aku dan kamu.
Melihat kamu memberikan baju kemejamu untuk aku, katanya biar tidak kedinginan.
Lalu, mau mengantarkan aku pulang tapi sayangnya aku dijemput orang tuaku. haha kenapa harus memakai sayangnya ? seperti aku kecewa, aku tidak kecewa dijemput orang tuaku, aku menyayangi orang tuaku, tapi aku juga mau menghabiskan malam bersamamu.
Walaupun cuaca malam itu tidak secerah pagi tadi, tapi perasaanku lebih cerah dari cuaca pagi tadi. Malam itu adalah favoritku sampai hari ini.
Walaupun kamu di malam ini berbeda dengan kamu dimalam itu. walaupun raga mu sama sepertinya hati mu berbeda.
Hai malam ini sampaikan rinduku pada malam itu, malam yang mempertemukan aku dan kamu yang sekarang menjadi kita. Kita yang kini akan kembali menjadi aku dan kamu. Ah tidak! tidak mau! aku tetap akan memilih kita tanpa terpisah.
-vania, amsterdam 30/08/2017-
Terimakasih kamu inspirasiku❤
Comments
Post a Comment